Alih-Alih MENGHAPUS SIFAT BURUK (Memadamkan Api yang Membakar dan Membara), Umat Agama Samawi justru Sibuk Ritual PENGHAPUSAN DOSA (Menyalahkan Asap)
Question: Apakah umat-umat agama nasrani selama lebih dari dua ribu tahun ini tidak ada yang mampu berpikir dengan akal sehat, bahwa yesus mencampakkan dan membuang nyawanya sendiri bagaikan “sampah” yang sama sekali tidak ia hargai. Katanya mampu membuat mukjizat, sakti, namun justru menyerahkan nyawanya saat akan disalib. Jika begitu adanya, bagaimana mungkin kita berdelusi bahwa yesus akan menghargai nyawa-nyawa orang lain dan berharap menolong hidup mereka?

