Sekalipun Mengalami Kesakitan dan Kesedihan dengan Menghindari Perbuatan Buruk, Berbuah Kebahagiaan di Kehidupan Mendatang
Question : Dalam agama samawi seperti islam, yang mereka perhatikan hanyalah apa yang mereka makan, halal ataukah tidak halal (haram). Sementara itu persoalan perbuatan ataupun perilaku mereka sama sekali tidak diberikan bobot perhatian, mengingat dalam islam ada anekdot klise yang sangat kontraproduktif terhadap “standar moral” peradaban umat manusia, yakni : Babi, haram. Penghapusan dosa (bagi pendosa), halal. Mengapa terhadap dosa maupun maksiat, mereka begitu kompromistik; akan tetapi terhadap kaum yang berbeda keyakinan, mereka begitu intoleran?


