Tuhan saja Patuh dan Hormat terhadap Hukum Alam seperti Hukum Fisika, Tidak Terkecuali Hukum Karma
Tidak Ada Alasan Valid bagi Tuhan untuk Mengesampingkan maupun
Mengintervensi Hukum Alam Ciptaannya Sendiri
Ketika Allah Mengesampingkan Hukum Alam Ciptaannya Sendiri, artinya Allah Mengakui
Cacat atau Tidak Sempurnanya Allah maupun Hukum Alam yang Ia Ciptakan Sendiri
Question: Sering saya bertanya-tanya, jika Tuhan saja patuh dan hormat terhadap hukum fisika sebagai otoritas yang ia ciptakan sendiri, semisal ada gedung tempat ibadah yang berlantai tiga namun lantai dua dan lantai tiga-nya justru menjorok ke arah jalan sehingga dapat dipastikan akan roboh berdasarkan hukum gravitasi, mengakibatkan banyak umat meninggal dunia tertimpa reruntuhan, maka bukankah artinya Tuhan juga akan patuh dan hormat terhadap otoritas hukum alam lainnya semisal hukum sebab-akibat yang lebih sering kita kenal dengan sebutan “hukum karma”? Bagaimana mungkin, Tuhan menyimpangi hukumnya sendiri dengan menghapus dosa-dosa penjahat, mengesampingkan hukum sebab-akibat dengan memasukkan penjahat-penjahat yang dikodratkan masuk neraka, justru dimasukkan ke surga.

