TRUTH ALWAYS BITTER, Hati-Hati dan Waspada terhadap Segala Hal yang Bersifat TOO GOOD TO BE TRUE
Question: Agama samawi bilang, yang
diciptakan oleh Allah pasti ada gunanya. Tapi anehnya, yang paling tidak dapat
saya pahami terlebih mengerti, kata mereka juga ada ciptaan Allah yang justru
di-haram-najis-kan begitu. Anehnya lagi, iming-iming korup semacam ideologi
penghapus atau pengampunan dosa bagi pendosa, justru dihalalkan oleh mereka,
bahkan dipromosikan dan dikampanyekan lewat speaker pengeras suara ke masyarakat
luas tanpa rasa malu atau pun tabu. Bukankah itu sama artinya, mengharamkan
atau menajiskan sang Pencipta juga, yang telah menciptakan ciptaan yang di-haram-najis-kan.
Begitupula istilah yang meremendahkan martabat warga lain seperti “kafir”, memangnya pencipta para manusia yang disebut sebagai “kafir” itu, siapa lagi kalau bukan Allah “sang Pencipta” yang ditunjuk hidungnya? Itu sama artinya mereka mau mengatakan bahwa “ada loh, pencipta lain selain Tuhan”. Menjadi lebih konyol lagi, ketika Allah masih butuh mencoba-cobai umat manusia, sekalipun usia umat manusia sudah setua usia planet bernama Bumi, yakni telah ratusan atau jutaan tahun, bukan baru enam ribu tahun yang lampau seprti kata kitab-kitab dongeng untuk anak kecil yang dungu maupun kitab jorok yang membuat para penjahat berdelusi masuk surga. Manusia diciptakan apa adanya, “salahkan Allah yang menciptakan”, jangan “salahkan bunda yang mengandung”.

