Lawan Kata dari Taubat / Tobat, ialah MABUK & KECANDUAN PENGHAPUSAN DOSA

Agama Samawi Tidak Memotivasi Umatnya untuk Bertobat, namun untuk Menjelma KORUPTOR DOSA yang KECANDUAN PENGHAPUSAN DOSA untuk Seumur Hidup dan Sepanjang Hidup Mereka

Umat Agama Samawi Divonis Hidup dan Matinya sebagai PENDOSA PECANDU PENGHAPUSAN DOSA

Question: Heran saya terhadap agama samawi, bikin citra ke publik atau klaim seolah-olah membuat orang jahat menjadi tobat lewat “kitab suci” mereka. Tapi, jika kita bedah dan lihat ke dalam sumber otentik agama samawi seperti al-quran, hadist, alkitab, yang katanya “agama paling superior” itu yang karena menjadi agama mayoritas penduduk dunia, yang ada justru iming-iming pengampunan maupun penebusan dosa. Gimana mau bertobat dan jera, jika tidak ada sistem merit seperti “reward” dan “punishment”?

Alih-alih bertobat, umat agama samawi justru mabuk dan kecanduan penghapusan dosa untuk seumur hidup mereka, alias menjadi pasien untuk seumur hidup yang ketergantungan obat-obatan, alih-alih sembuh dari penyakitnya. Itu bukankah, lebih tepat bila disebut “tobat sambel”, yang hari ini bilangnya tobat, tapi besoknya begitu lagi dan mengulanginya lagi?