Lunakkan Kesombongan Anda, Sebelum Kenyataan Akan Merontokkan Keangkuhan yang Selama Ini Anda Banggakan

HERY SHIETRA, Lunakkan Kesombongan Anda, Sebelum Kenyataan Akan Merontokkan Keangkuhan yang Selama Ini Anda Banggakan

Yang tidak pernah atau belum menjadi korban,

Tidak akan pernah memahami,

Bagaimana rasanya dijadikan korban,

Dan menjadi seorang korban.

Namun,

Entah kabar baik atau kabar buruknya,

Ialah semua orang berpotensi menjadi korban.

Pendosa-Pecandu “Penghapusan Dosa”, namun Hendak Menggurui dan Menghakimi Pendosa Lainnya, bagai Orang Buta yang Hendak Menuntun Butawan Lainnya

Dengan tidak meninggalkan noda-noda, maka seseorang menjadi terdelusi. Dengan mengetahui sebagaimana adanya: “Ini adalah noda-noda”, noda-noda ditinggalkan dan tidak terdelusi

Menurut pendapat Anda, apa yang akan terjadi bila tipikal orang di bawah ini yang belum meninggalkan noda-noda yang mengotori, menjadi seorang hakim, menjadi seorang “polisi moral”, menjadi auditor pada Badan Pemeriksa Keuangan, menjadi Menteri Keuangan di Kabinet Pemerintah, menjadi petugas pajak dari Kantor Pajak, ataupun menjadi seorang guru bagi putera-puteri Anda?—dikutip dari Hadis Muslim: